PjBL Tingkatkan Hasil Belajar Teorema Pythagoras

PjBL Tingkatkan Hasil Belajar Teorema Pythagoras
ini adalah artikel ke 2 terbit di Jawa Pos Edisi Rabu, 25 Januari 2023

Oleh :
Bahrudin, S.Pd
Guru SMPN 2 Karangpucung
Kabupaten Cilacap
Matematika merupakan pelajaran yang sulit dan tidak menyenangkan bagi sebagian siswa. Hal ini merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi dan diselesaikan oleh seorang guru. Guru dituntut lebih kreatif dalam mempersiapkan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Untuk membangkitkan Motivasi belajar maka dalam pelajaran Matematika harus memilih model pembelajaran yang tepat. (Pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek sebagai inti pembelajaran permendikbud, 2014:20). Model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran inovatif yang melibatkan kerja proyek dimana peserta didik bekerja secara mandiri dalam mengkonstruksi pembelajarannya dan mengkulminasikannya dalam produk nyata. Pembelajaran berbasis proyek ini siswa tidak hanya meniru dari contoh yang sudah ada, akan tetapi harus mampu berinovasi untuk menghasilkan sebuah proyek (memiliki daya cipta).
Minimalnya memiliki kemampuan mengembangkan apa yang ditiru. Dalam hal ini diperlukan peran guru untuk menumbuhkan kesadaran akan kerjasama dalam kelompok dalam keberhasilan kelompok. Peran guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator, menyediakan bahan dan pengalaman bekerja, mendorong siswa berdiskusi dan memecahkan masalah, dan memastikan siswa tetap bersemangat selama mereka melaksanakan proyek. Menurut Buck Institute for Education, model pembelajaran Project Based Learning adalah suatu metode pengajaran sistematis yang melibatkan para siswa dalam mempelajari pengetahuan dan keterampilan melalui proses yang terstruktur, pengalaman nyata dan teliti yang dirancang untuk menghasilkan produk (Sutirman, 2013). Implementasi pembelajaran berbasis proyek memmiliki beberapa prinsip diantaranya; sentralitas, pertanyaan menuntun, investigasi konstruktif, otonomi, dan realistis.
Pembelajaran berbasis proyek ini dilaksanakan dengan langkah-langkah : 1) Penentuan pertanyaan mendasar, 2) Menyusun perencanaan proyek, 3) Menyusun jadwal, 4) Memantau siswa dan kemajuan proyek, 5) Penilaian hasil, 6) Evaluasi Pengalaman. Pembelajaran berbasis proyek ini memang diperlukan waktu yang agak lama, dan cukup membekas pada hati peseta didik, sehingga lebih mudah memahami konsep teorema pythagoras. Pembelajaran project based learning ini memiliki beberapa kelebihan yaitu: a) Menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, b) Mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, c) Mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengolah informasi, d) Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, e) Meningkatkan kemampuan mengelola sumber, f) Mampu mengembangkan keterampilan berfikir dan keterampilan membuat keputusan, g) Meningkatkan keterampilan berkomunikasi, bekerja sama dan tanggung jawab siswa, h) Mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
Pada akhir kegiatan ini guru dan siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan dan hasil proyek yang sudah dijalankan. Proses refleksi dilakukan baik secara individu maupun kelompok. Pada tahap ini siswa diminta untuk mengungkapkan perasaan dan pengalamannya selama menyelesaikan proyek. Guru dan siswa mengembangkan diskusi dalam rangka memperbaiki kinerja selama proses pembelajaran, sehingga pada akhirnya ditemukan suatu temuan baru (new inquiry) untuk menjawab permasalahan yang diajukan pada tahap pertama pembelajaran. Guru memberikan penegasan ulang tentang konsep teorema pythagoras dan selanjutnya memberikan penghargaan pada kelompok berdasarkan kualitas produk yang dihasilkan. Selanjutnya siswa diharapkan mampu menjawab soal-soal yang berkaitan dengan teorema pythagoras dan juga dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) di SMP Negeri 2 Karangpucung menjadikan siswa menciptakan pembelajaran yang aktif, meningkatkan motifasi belajar, meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, meningkatkan kemampuan mengelola sumber, mengembangkan keterampilan berfikir dan keterampilan membuat keputusan, meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan meningkatkan hasil belajar.
Ini bukti terbitnya:

Share This Post To :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
- JEJAK PENGABDIAN PAK RODIKIN (Guru yang Tak Pernah Berhenti Mengabdi)
- Terimakasih Guruku
- Pemanfaatan E-Journal Guru di Kelas dan Sekolah
- Kelas Bilingual di SMP: Pentingnya Pendidikan Dwibahasa di Era Globalisasi
- Tingkatkan Kompetensi Numerasi Sesuai Prioritas Rekomendasi PBD
Kembali ke Atas

